LUWUK — PT Pertamina EP Donggi Matindok Field (DMF) kembali menggelar kegiatan Media Gathering tahun 2026 bersama puluhan jurnalis dan insan media dari berbagai platform di Kabupaten Banggai. Mengusung jargon “Satu Hati untuk Sinergi Bersama”, ajang ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat komunikasi yang konstruktif antara perusahaan dan media.
Officer ComRell dan CID Zona 13 Donggi Matindok Field, Rizaldy, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para insan pers. Ia menegaskan pentingnya peran strategis media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik.
“Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, dan membangun komunikasi yang terbuka antara perusahaan dengan insan media. Kami berharap kolaborasi positif yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan,” ujar Rizaldy.
Senada dengan hal tersebut, Assistant Manager Communication Relation & CID Regional 4, Achmad Setiadi, menyoroti iklim kerja dan kemitraan media di Kabupaten Banggai yang sangat dinamis dan kondusif. Dalam kesempatan itu, Achmad juga memaparkan proses transisi dan kolaborasi yang tengah berjalan antara Pertamina EP dengan JOB Tomori (PHE Tomori Sulawesi).
“Secara bertahap kami mulai memperkuat kolaborasi, baik dari sisi kehumasan, operasional, maupun IT, agar pada masa transisi nanti seluruh fungsi dapat berjalan langsung dan optimal,” jelasnya.
Turut hadir PIC Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul), Mutiara Dinanti. Selaku Analis Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalsul, ia berharap ajang ini memperkokoh jejaring komunikasi antara regulator, KKKS, dan jurnalis di daerah.
Dorong Jurnalis Banggai Berkompetisi di AJP 2026
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2026 yang dibawakan oleh tim Relation Pertamina EP, Fuad Rafif Prasetya. AJP 2026 mengangkat tema utama “Energizing Innovation” dengan empat topik fokus: Swasembada Energi, Bisnis Rendah Karbon, Transformasi Berkelanjutan dan Transparansi, serta Energi Masyarakat.
Fuad mengajak para wartawan di Kabupaten Banggai untuk aktif mengirimkan karya terbaiknya sebelum batas akhir pendaftaran pada 31 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB.
“Kompetisi ini tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga dinilai per wilayah teritori, termasuk Teritori Sulawesi. Ini kesempatan besar bagi rekan-rekan media di Banggai untuk mempublikasikan karya jurnalistik terbaiknya di bidang bisnis maupun non-bisnis,” pungkas Fuad.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif, diisi dengan sesi ramah tamah, pembagian doorprize, serta diskusi mengenai teknis pendaftaran AJP 2026. *
(Penulis : Naser Kantu)

















