Scroll untuk baca artikel
Jmsi
Example floating
Example floating
Example 728x250
HUKUM & KRIMINAL

Penyelundupan 11 Ton BBM Subsidi di Banggai Laut Terbongkar, Diduga Milik Oknum Polisi

×

Penyelundupan 11 Ton BBM Subsidi di Banggai Laut Terbongkar, Diduga Milik Oknum Polisi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANGGAI TIMES – Tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banggai Laut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta personel TNI dari Koramil 1308-08/Banggai berhasil menggagalkan aksi penyelundupan belasan ton Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Ironisnya, pasokan BBM jenis Pertalite dan Solar yang disita dari sebuah kapal kayu (jolor) di kawasan pesisir Banggai Laut tersebut diduga kuat milik seorang oknum anggota Polri.

Operasi penindakan yang dipimpin langsung oleh Kabid Penegakan Perda Satpol PP Banggai Laut, Ridwan Linjo, S.H., berlangsung pada Kamis (15/10/2026) malam di pesisir Pantai Banggai Lalongo (RT 14), Kelurahan Dodung, Kecamatan Banggai.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan ratusan jerigen berisi BBM bersubsidi siap layar di atas sebuah kapal jolor. Berdasarkan informasi yang diterima, muatan tersebut terdiri dari 10 ton 240 liter Pertalite serta 1.260 liter Solar. Seluruh BBM ilegal tersebut rencananya akan diselundupkan menyeberangi lautan menuju kawasan Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu.

Baca juga:   Kebiasaan Buruk, SPBU KM 5 Luwuk Lebih Prioritaskan Isi Jerigen Dibanding Kendaraan Bermotor

Kronologi Penggerebekan

Rangkaian penindakan hukum oleh tim gabungan berlangsung dramatis hingga dini hari:

  • Pukul 21.30 WITA: Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Kesbangpol, dan personel Koramil 1308-08/Bgi menggelar konsolidasi di Kantor Koramil 1308-08/Banggai.
  • Pukul 21.31 WITA: Personel bergerak cepat menuju titik rawan di pesisir Pantai Banggai Lalongo.
  • Pukul 21.45 WITA: Tiba di lokasi, tim menyergap satu unit kapal jolor yang tengah bersandar dalam keadaan sarat muatan jerigen BBM.
  • Pukul 21.50 WITA: Untuk menghindari potensi gangguan keamanan dan risiko kebakaran di permukiman warga, kapal jolor langsung ditarik ke Pelabuhan Rakyat.
  • Pukul 22.10 WITA: Proses pembongkaran muatan dilakukan secara bertahap dan diangkut menggunakan kendaraan menuju area pengamanan ketat.
  • Jumat, Pukul 02.00 WITA: Seluruh proses pemindahan barang bukti ke kompleks Kantor Bupati Banggai Laut selesai dilaksanakan dengan tertib dan aman.

Empat Kru Kapal Diperiksa, Oknum Polisi Terseret

Petugas mengamankan empat orang awak kapal yang berada di lokasi saat penyergapan terjadi. Identitas nahkoda dan kru kapal tersebut yakni:

Baca juga:   Kejari Banggai Koordinasi Terkait Perkara 10 Ton Solar Bersubsidi
  • IR (27), – Kapten Kapal.
  • ON (25) – ABK (Nelayan).
  • TA (31) – ABK.
  • HE (41) ABK.

Hasil pengidentifikasian awal mengarah pada keterlibatan aparatur penegak hukum. BBM bersubsidi dalam jumlah besar tersebut teridentifikasi milik RRP, seorang anggota kepolisian.

Barang Bukti Diamankan di Kantor Bupati

Operasi penindakan ini turut disaksikan oleh instansi terkait, di antaranya Kabid Deteksi Kesbangpol Pandris Daeng Manasa, S.M., Kasi PPNS Tedy Ibad, S.Sos., Kasi Penegakan Perda Habel Malida, S.H., anggota Koramil Sertu Kasman H. dan Serda Aprisno.

Saat ini seluruh barang bukti berupa 11,5 ton BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar telah disita dan ditempatkan di Kantor Bupati Banggai Laut. Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat keterlibatan oknum aparat dalam praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat luas. Proses hukum dan koordinasi lintas instansi terus berjalan untuk mengusut tuntas tatanan distribusi ilegal tersebut. *

Example 120x600