BANGGAI TIMES – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banggai mencatatkan kinerja sangat positif dalam realisasi penerimaan pajak daerah di penghujung Tahun Anggaran 2025. Hingga tanggal 30 Desember 2025, realisasi pajak daerah mencapai Rp133,188 miliar atau 96,43 persen dari total target sebesar Rp138,118 miliar.
Capaian ini dinilai sangat membanggakan, mengingat pada tahun-tahun sebelumnya realisasi penerimaan pajak daerah Kabupaten Banggai hanya berada pada kisaran 68 hingga 75 persen. Pada tahun 2025 ini, Bapenda Banggai mengelola 13 jenis pajak daerah dengan target yang cukup fantastis, namun berhasil dikejar dengan capaian hampir menyentuh 100 persen.
Dengan capaian ini, Bapenda Kabupaten Banggai optimis kinerja penerimaan daerah ke depan akan semakin meningkat.
Ini sejalan dengan visi misi Bupati Banggai Amirudin Tamoreka dan Wakil Bupati Furqanuddin Masulili yakni penguatan fiskal daerah, melalui penguatan sistem pemungutan pajak serta kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakat
Kepala Bapenda Kabupaten Banggai, Irfan Poma, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya kesadaran dan kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Banggai.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Bapenda, serta dukungan dan kesadaran wajib pajak yang semakin baik. Ini patut kita syukuri bersama,” ujar Irfan Poma.
Dari 13 jenis pajak daerah yang dikelola, terdapat tiga jenis pajak dengan capaian sangat memuaskan, bahkan melampaui target, yakni:
1. Pajak Air Tanah
Target: Rp20,186 miliar
Realisasi: Rp21,559 miliar atau 106,8 persen
2. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan
Target: Rp13 miliar
Realisasi: Rp13,360 miliar atau 102 persen
3. Pajak Makan dan Minum
Target: Rp12,628 miliar
Realisasi: Rp13,152 miliar atau 104 persen
Selain itu, dua jenis pajak daerah yang dipungut melalui mekanisme opsen juga menunjukkan kinerja sangat baik, yaitu:
1. Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
Target: Rp17,20 miliar Realisasi: Rp19,653 miliar atau 113 persen
2. Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)
Target: Rp17,500 miliar
Realisasi: Rp18,327 miliar atau 103 persen. *
(Naser Kantu)














