Example floating
Example floating
Example 728x250
Infrastruktur Negeri

Dibuka Bupati Banggai, Dinas PUPR Banggai Genjot Sertifikasi 175 Tenaga Konstruksi

×

Dibuka Bupati Banggai, Dinas PUPR Banggai Genjot Sertifikasi 175 Tenaga Konstruksi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANGGAI TIMES – Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai menargetkan penerbitan 175 sertifikat tenaga kerja konstruksi pada tahun 2025. Target ini merupakan bagian dari program nasional peningkatan kompetensi tenaga kerja sektor konstruksi.

Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi PUPR Banggai, Sukri Karim, menyatakan optimismenya terhadap pencapaian target tersebut. “Mudah-mudahan tahun ini jumlah itu bisa terpenuhi, bahkan hingga tahun 2030 kami tetap menargetkan peningkatan sertifikasi tenaga kerja,” ujar Sukri, Jumat (24/10/2025).

Sebagai langkah awal, sebanyak 75 tukang mengikuti pelatihan tenaga kerja konstruksi untuk kualifikasi jabatan operator jenjang 1. Para peserta berasal dari berbagai bidang keahlian, seperti tukang pasang batu dan plesteran, tukang kayu konstruksi, serta tukang pemasang rangka baja ringan.

Baca juga:   Kinerja Setahun Kementerian PU Dipaparkan Wabup dalam Apel Hari Bakti ke-80 PU

Sukri menegaskan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan profesionalitas tenaga kerja. “Mereka akan menjadi lebih andal dan mampu memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Pelatihan berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (23–24/10/2025). Pada hari pertama, peserta mengikuti pembekalan materi, kemudian hari berikutnya mereka menjalani praktik sesuai bidang masing-masing. Setelah pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi Sertifikasi Keterampilan Kerja (SKK) yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Baca juga:   Pembangunan Mess Pemda Banggai, Dinas PUPR Gandeng Kejati Sulteng dan Kejari Banggai

Menjawab pertanyaan mengenai perbedaan antara tukang yang sudah mengikuti pelatihan dan yang belum, Sukri menjelaskan bahwa peserta pelatihan memiliki kemampuan yang lebih terasah dan kompeten karena telah mendapatkan materi dan praktik yang relevan. Sementara mereka yang belum mengikuti pelatihan umumnya masih berada pada tahap penguasaan dasar.

Ia kembali menegaskan pentingnya pelatihan tersebut. “Jangan lewatkan kesempatan ini. Pelatihan konstruksi sangat membantu tukang untuk meningkatkan kualitas kerja dan daya saing,” pesannya. *

Example 120x600