Example floating
Example floating
Example 728x250
Infrastruktur Negeri

Jalan Lumpoyok–Pasar Tua Dibangun Dua Tahap, Eksekusi Dimulai 2026

×

Jalan Lumpoyok–Pasar Tua Dibangun Dua Tahap, Eksekusi Dimulai 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANGGAI TIMES— Pemerintah Kabupaten Banggai melalu dinas teknik PUPR Banggai memastikan pembangunan Jalan Lumpoyok–Pasar Tua akan mulai dieksekusi pada tahun 2026.

Proyek strategis ini menjadi salah satu prioritas utama Bupati Banggai yang telah dituangkan dalam RPJMD dan secara resmi disetujui melalui APBD 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai, I Dewa Supratiagama, menjelaskan bahwa tahapan perencanaan dan persiapan pembangunan jalan tersebut kini sudah hampir rampung.

Ia menegaskan bahwa proyek ini bukanlah program mendadak, melainkan inisiatif yang sudah melalui proses panjang sejak 2022.

Dua Tahun Pengerjaan, Tahap Pertama Dimulai 2026

I Dewa mengungkapkan bahwa kegiatan fisik akan dimulai pada 2026, seiring dengan ditetapkannya anggaran multiyears untuk infrastruktur tersebut.

“Kita sudah tidak berada pada fase perencanaan. Semua pembahasan, termasuk penandatanganan antara Bupati dan pimpinan DPRD terkait proyek multiyears, sudah tuntas. Tahun 2026 dua kegiatan strategis ini sudah pasti dieksekusi,” ujar Dewa.

Baca juga:   Hasyim Asy'ari Bentuk Timsel Calon Anggota KPU Kabupaten, Sulawesi Tengah Dibagi 2 Zona

Untuk pembangunan Jalan Lumpoyok–Pasar Tua, alokasi anggaran tahap pertama pada 2026 mencapai Rp30 miliar.

Sementara sisanya, sekitar Rp47 miliar, akan dilanjutkan pada tahun 2027. Total durasi pembangunan ditetapkan selama dua tahun.

Solusi Permanen untuk Kemacetan Km 1 Luwuk

Proyek ini digadang-gadang sebagai jawaban atas persoalan kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan Kilometer 1 Luwuk.

Dewa menjelaskan bahwa sejak 2022 pemerintah sudah melakukan feasibility study (FS) atau studi kelayakan untuk memastikan efektivitas rencana tersebut.

“Secara teknis, kami meyakini bahwa pembangunan Jalan Lumpoyok–Pasar Tua adalah solusi terbaik untuk mengurai kemacetan di kawasan km 1. Kajian kami menunjukkan jalan ini akan menjadi jalur alternatif strategis,” jelasnya.

Baca juga:   Pengembangan RSUD Luwuk Dimulai Tahun Depan, Dirancang 7 Lantai dengan Anggaran Rp351 Miliar

Ia menambahkan bahwa hasil kajian yang telah dilakukan sejak 2022 hingga 2024 memperkuat keyakinan bahwa proyek ini merupakan kebutuhan jangka panjang Kabupaten Banggai.

“Ini adalah program unggulan Bupati yang memang sudah tertuang dalam RPJMD. Dengan dukungan DPRD, ini langkah baik untuk masa depan Banggai,” ungkapnya.

Kepala Dinas PUPR Banggai itu berharap masyarakat ikut mendukung proses pembangunan yang akan berjalan dalam dua tahun ke depan.

“Kami mohon doa dan dukungan agar pelaksanaan berjalan baik. Ini proyek yang manfaatnya besar bagi masyarakat, dan kami sebagai dinas teknis siap menjalankan amanah ini,” tegasnya.

Dengan pembangunan Jalan Lumpoyok–Pasar Tua, Pemkab Banggai menargetkan mobilitas di pusat kota akan jauh lebih lancar, sekaligus mengurangi beban lalu lintas di kawasan padat aktivitas ekonomi.*

Example 120x600