BANGGAI TIMES — Pemerintah Kabupaten Banggai memastikan pengembangan gedung RSUD Luwuk akan mulai dieksekusi pada tahun 2026.
Proyek besar ini digarap melalui skema multiyears selama tiga tahun, dengan total anggaran lebih dari Rp351 miliar, dan menjadi salah satu program prioritas Bupati Banggai yang telah tertuang dalam RPJMD.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai, I Dewa Supratiagama, menjelaskan bahwa seluruh tahapan perencanaan dan persiapan pembangunan gedung rumah sakit tersebut saat ini sudah hampir rampung.
“Kita sudah memasuki fase penanganan, bukan lagi perencanaan. Pembahasan sudah ditandatangani Bupati bersama unsur pimpinan DPRD, dan sudah masuk serta disetujui dalam APBD 2026,” ungkapnya beberapa hari lalu.
Dirancang 7 Lantai, RSUD Baru Jadi Rumah Sakit Terbesar di LuwukGedung baru RSUD Luwuk akan dibangun setinggi 7 lantai, dengan desain modern dan kapasitas pelayanan yang jauh lebih baik.
Rencana lengkap konstruksi gedung tersebut telah dipajang di papan informasi Dinas PUPR sebagai bagian dari transparansi publik.
Menurut I Dewa, kebutuhan pengembangan gedung baru ini muncul karena kapasitas RSUD telah tidak memadai dengan tingginya jumlah pasien dan tuntutan standar pelayanan kesehatan.
“Pengembangan rumah sakit ini memang kebutuhan mendesak. Karena terkait kemampuan teknis, penugasan konstruksinya diserahkan kepada PUPR. Kami siap melaksanakan amanah ini,” katanya.
Skema Multiyears 2026–2028 I Dewa menjelaskan bahwa pembangunan RSUD dilakukan dengan skema multiyears mengingat tingginya nilai proyek dan kompleksitas pekerjaan.
Dewa menegaskan bahwa proyek ini bukan program mendadak, melainkan rencana panjang yang sudah mulai dikaji sejak 2022.
Sudah Melalui Studi dan Masuk RPJMD Pengembangan RSUD Luwuk merupakan program unggulan Bupati Banggai yang sejak awal periode sudah masuk dalam dokumen RPJMD.
Studi kelayakan (FS) dan kajian teknis telah dilakukan secara bertahap sejak 2022 hingga 2024.
“Ini bukan kegiatan tiba-tiba muncul. Sudah melalui kajian dari awal periode, disetujui DPRD, dan kini kita masuk ke tahap pelaksanaan fisik,” Pungkasnya.
















