BANGGAI TIMES – Perjalanan panjang Pilkada Kabupaten Banggai Tahun 2024 berakhir sudah. Sidang dismissal yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Senin (05/05/2025) pagi kemarin, memutuskan tidak dapat menerima permohonan pemohon Paslon Nomor Urut 03 Sulianti Murad-Samsul Bahri Mang.
Gugatan yang diregister dengan Nomor 316/PHP.BUP-XXIII/2025 ini tidak dilanjutkan lagi ke sidang pembuktian oleh 9 Hakim MK, disebabkan tidak terpenuhinya syarat formil dalam permohonan tersebut.
Dalam pertimbangannya, MK menilai permohonan Pemohon tidak memenuhi syarat formil yang diatur dalam Pasal 8 ayat (3) huruf b angka 4 dan angka 5 PMK 3/2024.
“Dalam hal ini, petitum alternatif pertama yang memohon dilakukan pemungutan suara ulang
seluruh TPS di Kabupaten Banggai adalah tidak sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 171/PHPU.BUP-XXIII/2025. Sementara itu, petitum alternatif kedua angka 2 dan angka 3 yang memohon dilakukan pemungutan suara ulang di 32 TPS tidak sesuai dengan posita permohonan yang hanya menguraikan 10 TPS di Kecamatan Simpang Raya dan Kecamatan Toili. Dengan fakta tersebut dan merujuk Pasal 8 ayat (3) huruf b angka 4 dan angka 5 PMK 3/2024, tidak terdapat keraguan bagi Mahkamah untuk menyatakan permohonan Pemohon adalah tidak jelas atau kabur (obscuur),” ucap Hakim Ridwan Mansyur.
“Dengan demikian, eksepsi Termohon dan eksepsi Pihak Terkait yang menyatakan permohonan Pemohon tidak jelas atau kabur (obscuur) adalah beralasan menurut hukum,” sambung Hakim Ridwan. *
(Naser Kantu)