BANGGAI TIMES – Kabupaten Banggai mencatatkan diri sebagai daerah dengan jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu terbanyak di Sulawesi Tengah.
Sebanyak 3.911 ASN P3K Paruh Waktu resmi menerima Surat Keputusan (SK) pada Senin (9/2/2026) di Lapangan Mirqan Bukit Halimun, Kompleks Perkantoran Bupati Banggai.
Berdasarkan data yang dihimpun media ini, Kabupaten Banggai berada di posisi teratas jumlah PPPK Paruh Waktu se-Sulawesi Tengah, disusul Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan 3.230 orang, Kabupaten Toli-Toli 2.786, Donggala 1.820, Morowali 1.480, Morowali Utara 1.436, Banggai Laut 1.066, Kota Palu 959, Parigi Moutong 893, Poso 484, dan Tojo Una-Una 363.
Dengan penambahan tersebut, Plt. Kepala BKPSDM Syafrudin Hinelo melaporkan total Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai kini mencapai 13.514 orang, terdiri dari 5.768 Pegawai Negeri Sipil (PNS), 3.835 PPPK, dan 3.911 PPPK Paruh Waktu.
“Terimakasih Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, dan Pak Sekab atas dukungannya sehingga saudara-saudara kita, bapak ibu P3K Paruh Waktu dapat berada di tempat ini,” ucapnya.
Momentum penyerahan SK tersebut menghadirkan ribuan wajah bahagia yang memenuhi lapangan upacara. Kebijakan pengangkatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status kepegawaian sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur.
Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.P., M.M., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para PPPK Paruh Waktu atas kesabaran, kerja keras, dan ketekunan hingga mencapai tahap ini.
“Saudara-saudara yang hari ini menerima SK merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banggai untuk memberikan kepastian status kepegawaian, sekaligus sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian kepada masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa kebijakan pengangkatan PPPK Paruh Waktu merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menata manajemen kepegawaian sekaligus memastikan pelayanan publik tetap optimal, terutama pada sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan.
Ia juga berpesan kepada para aparatur yang baru diangkat untuk bekerja dengan penuh integritas, menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan etika, serta terus meningkatkan kompetensi melalui pembelajaran dan inovasi.
“Bangun budaya kerja yang profesional dan melayani, dengan menjadikan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap tugas dan tanggung jawab, serta jaga nama baik Pemerintah Daerah,” tegasnya.
Selain itu, Bupati Amirudin meminta seluruh pimpinan perangkat daerah agar aktif membina dan mengarahkan PPPK Paruh Waktu, sekaligus memberikan ruang untuk berkembang dan berkontribusi secara maksimal sesuai tugas pokok dan fungsinya.
Keberhasilan pengangkatan 3.911 PPPK Paruh Waktu ini dinilai tidak terlepas dari keberanian dan kebijaksanaan kepemimpinan Bupati Amirudin bersama Wakil Bupati Furqanuddin Masulili, dukungan Sekretaris Daerah Ramli Tongko, serta kinerja apik Plt. Kepala BKPSDM Syafrudin Hinelo dalam menuntaskan kebijakan tersebut.
Di tengah tantangan pemangkasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Banggai tetap berupaya menjaga ketahanan fiskal daerah demi keberlanjutan program dan stabilitas pelayanan publik. Langkah ini sekaligus mencerminkan pentingnya kesinambungan kepemimpinan dalam mendorong pembangunan daerah.
(DKISP Banggai/*)

















