Example floating
Example floating
Example 728x250
Kampus

Pertumbuhan Ekonomi dan Tantangan Lingkungan, Dialog Publik HMM-HIMAKSI Dorong Kebijakan Berkeadilan

×

Pertumbuhan Ekonomi dan Tantangan Lingkungan, Dialog Publik HMM-HIMAKSI Dorong Kebijakan Berkeadilan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANGGAI TIMES – Di tengah dinamika tambang dan masa depan bumi, pelataran Cafe Chemistry di Luwuk menjelma menjadi arena adu gagasan. Akademisi, praktisi pertambangan dan organisasi kepemudaan duduk satu meja dalam dialog publik bertema “Pertumbuhan Ekonomi dan Dilema Pertambangan terhadap Kelestarian Lingkungan”.

Kegiatan ini digelar Himpunan Mahasiswa Manajemen(HMM) dan Himpunan Mahasiawa Akuntansi (HIMAKSI) Fakultas dan Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Luwuk, Jumat (27/2/2026).

Hadir sebagai narasumber Kepala Teknik Tambang PT. Koninis Fajar Mineral M. Najmi Alramadhan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Luwuk Dr. Wahyudin Rahman, serta Ketua HMI Cabang Banggai Fadlan Hakim.

Baca juga:   Ungkapan Bijak KTT PT. KFM di Hari Buruh : Bekerja Sama, Sama-Sama Bekerja

Dalam dialog tersebut, mengemuka pandangan bahwa sektor pertambangan dan pertanian tidak harus dipertentangkan, melainkan dapat berjalan beriringan. Kegiatan pertambangan dinilai tetap dapat berlangsung tanpa mematikan sektor pertanian di sekitar wilayah operasional, sepanjang dikelola dengan perencanaan yang matang dan berkelanjutan.

Dialog ini juga menekankan bahwa setiap aktivitas investasi, termasuk di sektor pertambangan, tidak dapat dilepaskan dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai peta jalan pembangunan daerah.

Baca juga:   Sejajar di Ladang, Bersama di Masa Depan: Harmoni PT. KFM dan Petani Limbukon Jaya Desa Koninis

RTRW menjadi acuan utama dalam menentukan kesesuaian suatu kegiatan usaha dengan peruntukan ruang yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Dialog ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi multipihak dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan selaras dengan tata ruang wilayah Kabupaten Banggai. *

Example 120x600