Example floating
Example floating
Example 728x250
PEMDA BANGGAI

Temui Wamensos, Wabup Banggai Furqanuddin Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat

×

Temui Wamensos, Wabup Banggai Furqanuddin Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA – Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili bersama Kepala Dinas Nurdjalal Amir dan jajaran Dinsos Banggai, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (16/4).

Dilansir dari detik.com, pertemuan ini berfokus pada percepatan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Banggai sebagai tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan akses pendidikan gratis bagi keluarga miskin.

​Pemerintah Kabupaten Banggai saat ini tengah memproses sertifikasi pemecahan lahan di Desa Bumi Beringin, Kecamatan Luwuk Utara. Dari total lahan pemda seluas 85 hektare, 10 hektare di antaranya dialokasikan untuk pembangunan sekolah ini.

​Wamensos Agus Jabo Priyono memberikan arahan agar Pemkab Banggai bergerak cepat melengkapi bukti kepemilikan aset.

​”Di Banggai kan tidak ada rintisan, jadi kalau kemudian slot untuk tahap yang ketiga karena Pak Presiden minta selain 104 (titik) ada 100 sekolah lagi (akan dibangun) di tahun ini. Kalau kuotanya masih ada, ya nanti (usulan Pemkab Banggai) masuk tahap ketiga dengan catatan harus definitif punya pemkab. Apa buktinya? Harus (punya) sertifikat atas nama pemkab,” jelas Agus.

​Ia juga menambahkan agar pihak daerah tidak perlu merasa cemas terkait keberlanjutan program ini.

​”Prinsipnya gini, jadi presiden itu mintanya setiap kota/kapupaten minimal punya satu (Sekolah Rakyat). Saya ingin mengatakan, walaupun sekarang di Banggai sedang berproses, nggak usah khawatir karena itu perintah presiden gitu loh, tinggal waktunya saja. Kalau tidak bisa mulai tahun ini ya mudah-mudahan karena sudah diusulkan awal-awal tahun depan sudah bisa dibangun,” tambahnya.

​Target dan Sinergi Program

​Pemerintah menargetkan angka kemiskinan di Indonesia turun di bawah 2% pada tahun 2029. Oleh karena itu, program seperti Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, hingga pengembangan kampung nelayan menjadi prioritas utama.

​”(Target) Yang kedua, angka kemiskinan di Indonesia di tahun 2029 harus dibawah 2 persen, maka program-program pusat, seperti Sekolah Rakyat, terus kemudian Koperasi Desa Merah Putih, kampung nelayan, silakan semuanya segera diakses,” ungkap Agus.

​Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Furqanuddin Masulili optimis bahwa dokumen legalitas lahan akan segera tuntas. Ia menyebut tim teknis dari Kementerian PU pun telah memberikan penilaian positif terhadap lokasi yang diusulkan.

​”Kementerian PU juga sudah melakukan peninjauan. Hasilnya, memenuhi syarat,” pungkas Furqanuddin. *

Example 120x600