Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
INFO KFM

PT KFM Masuk Jajaran Perusahaan Tambang Nikel Terkemuka di Indonesia, Diundang Kementerian ESDM Sharing Session SMKP

×

PT KFM Masuk Jajaran Perusahaan Tambang Nikel Terkemuka di Indonesia, Diundang Kementerian ESDM Sharing Session SMKP

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANGGAI TIMES — Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyelenggarakan kegiatan Verifikasi Pelaporan Audit Internal Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) Minerba Tahun 2025 Periode 2. Pertemuan yang berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (5–6 Agustus 2026), di Aston Makassar Hotel & Convention Center ini mengundang jajaran pimpinan teknik pertambangan dari berbagai wilayah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kewajiban pemenuhan penerapan, penilaian, serta pelaporan SMKP oleh perusahaan pertambangan. Aturan tersebut mengacu pada Permen ESDM Nomor 26 Tahun 2018, Kepmen ESDM Nomor 1827.K/30/MEM/2018, dan Keputusan Dirjen Minerba Nomor 185.K/37.04/DJB/2019.

Berdasarkan surat resmi ber-Nomor B-7177/MB.07/DBT.KP/2026 yang ditandatangani Direktur Teknik dan Lingkungan/Kepala Inspektur Tambang, Ahmad Syauqi, sejumlah perusahaan besar di Kawasan Timur Indonesia diundang dalam agenda penting ini. Di antaranya adalah PT Koninis Fajar Mineral (PT KFM) dari Sulawesi Tengah, PT Vale Indonesia, Tbk – Site Sorowako (Sulawesi Selatan), PT Ceria Nugraha Indotama (Sulawesi Tenggara), PT Amman Mineral Nusa Tenggara (Nusa Tenggara Barat), serta PT Tambang Tondano Nusajaya (Sulawesi Utara).

Baca juga:   PT KFM Akhiri Bulan K3 Nasional 2026, Keselamatan Ditegaskan sebagai Budaya Kerja

Komitmen PT Koninis Fajar Mineral

Menanggapi undangan verifikasi dan pemenuhan standar keselamatan kerja nasional tersebut, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Koninis Fajar Mineral, M. Najmi Alramadan, menegaskan komitmen penuh perusahaan dalam menjalankan kaidah teknik pertambangan yang baik (good mining practice).

“Keikutsertaan PT Koninis Fajar Mineral dalam forum verifikasi dan sharing session ini merupakan wujud nyata komitmen kami terhadap implementasi SMKP secara komprehensif. Audit internal bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan instrumen krusial untuk evaluasi, perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), serta memastikan budaya keselamatan kerja benar-benar tertanam di setiap lini operasional tambang kami,” ujar M. Najmi Alramadan.

Ia menambahkan bahwa PT KFM terus melakukan analisis akar masalah (root cause analysis) pada setiap temuan audit serta mendorong digitalisasi dalam pemantauan tindakan perbaikan. Langkah ini dilakukan guna memastikan efektivitas sistem keselamatan kerja dan meminimalkan risiko operasional secara berkelanjutan.

Baca juga:   PT KFM Bersama Mitra Dukung Lomba Santri MDA Al Khairaat Desa Tuntung, Generasi Qur'ani Makin Berkembang

Fokus Forum Verifikasi

Rangkaian acara diawali pada Rabu (5/8/2026) dengan sesi sharing session antara Direktorat Teknik dan Lingkungan (DBT) bersama para pemateri dari perwakilan perusahaan. Agenda kemudian dilanjutkan pada Kamis (6/8/2026) dengan proses verifikasi teknis berkas pelaporan oleh tim evaluator Ditjen Minerba.

Topik materi yang dipaparkan oleh para narasumber mencakup:

  • Gambaran Umum Implementasi Audit Internal SMKP : Kebijakan manajemen, kompetensi auditor internal, dan metode evaluasi.
  • Pengelolaan Temuan Audit: Analisis akar penyebab masalah dan penetapan prioritas tindak lanjut berbasis tingkat risiko.
  • Pemantauan & Evaluasi: Mekanisme monitoring efektivitas perbaikan serta integrasi hasil audit ke dalam sistem kerja.
  • Pembelajaran Best Practices : Penggunaan inovasi teknologi dan digitalisasi dalam pengelolaan operasional keselamatan pertambangan.

Melalui agenda verifikasi ini, Kementerian ESDM berharap terbangun kolaborasi dan pertukaran praktik terbaik antarperusahaan pertambangan demi meningkatkan standar keselamatan pertambangan secara nasional. *

(Penulis : Naser Kantu)

Example 120x600