BANGGAI TIMES – PT Koninis Fajar Mineral (KFM) menegaskan komitmennya dalam menjalankan praktik pertambangan yang menyeimbangkan antara target produksi dan perlindungan ekosistem di pesisir Banggai.
Ini semua tidak lepas dari peran vital Kepala Teknik Tambang PT. KFM M. Najmi Alramadhan yang disiplin dalam menerapkan prinsip good mining practice.
Melalui pendekatan “Green Mining”, perusahaan memastikan setiap tahapan operasional, mulai dari pembersihan lahan hingga reklamasi, dilakukan dengan standar konservasi yang ketat.

Dalam menjaga kualitas air, PT KFM menerapkan sistem settling pond (kolam pengendapan) berjenjang yang didukung teknologi koagulasi. Sistem ini memastikan air limpasan melewati proses sedimentasi alami dan pemantauan kualitas secara berkala sebelum dialirkan kembali ke badan air. Rencana pemantauan real-time juga tengah disiapkan untuk memperkuat kendali lingkungan.
PT. KFM memandang pemulihan lahan sebagai investasi jangka panjang. Pengelolaan tanah pucuk (topsoil) dilakukan dengan sangat hati-hati untuk mendukung proses backfilling dan revegetasi di masa depan.
Hingga saat ini, upaya tersebut membuahkan hasil nyata. Fasilitas pembibitan perusahaan telah mendukung tumbuhnya ribuan pohon di area reklamasi. Keberhasilan ini juga divalidasi oleh indikator alam, di mana tercatat 32 spesies burung tetap menghuni kawasan sekitar, serta ekosistem bawah laut seperti padang lamun dan terumbu karang di perairan Sisir yang tetap terjaga kelestariannya. *
(Naser Kantu)

















