BANGGAI TIMES – Dalam upaya meningkatkan standar pelayanan kesehatan bagi masyarakat, RSUD Luwuk dibawah kepemimpinan dr. Budianto Uda’a menerapkan sistem manajemen kebersihan yang lebih ketat dan responsif. Langkah ini diambil untuk memberikan dampak positif langsung bagi kenyamanan dan keamanan lingkungan rumah sakit.
Tahun ini RSUD Luwuk menggandeng vendor Twin Service Indonesia yang menangani pengelolaan cleaning service dan security.

Ditemui saat melakukan monitoring, perwakilan manajemen TWS, Stenly menjelaskan bahwa penerapan metode baru tersebut mencakup peningkatan shift kerja petugas CS, pelatihan sumber daya manusia, fast respon 24 jam, pemberlakuan aturan yang lebih ketat, serta pemetaan zona area rumah sakit berdasarkan tingkat risiko.

“Standar Operasional Prosedur (SOP) kami mengikuti kebijakan dan metode dari PPI untuk memastikan pemisahan tindakan yang jelas antara ruang rawat biasa dengan ruang rawat infeksius,” ujarnya, Jum’at (5/6/2026).
Untuk mendukung efektivitas sistem ini, RSUD Luwuk kini didukung sebanyak 60 orang petugas kebersihan. Perubahan signifikan juga dilakukan pada skema kerja yang kini dibagi menjadi tiga shift dalam sehari, yaitu:
Shift Pagi : 06.00 – 15.00 WITA
Shift Sore : 14.00 – 23.00 WITA
Shift Malam : 23.00 – 07.00 WITA
Dengan pembagian shift yang lebih merata, manajemen RSUD Luwuk menargetkan respons yang lebih cepat terhadap kebutuhan kebersihan di seluruh unit kerja, mulai dari ruang perawatan hingga area kantor.

“Kapan petugas kami dibutuhkan, kami siap 24 jam. Dengan sistem monitoring yang lebih konsisten ini, kualitas layanan kebersihan rumah sakit dapat meningkat secara signifikan, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi seluruh pengunjung, pasien maupun tenaga medis,” ujarnya.
Kepada setiap pengunjung RSUD Luwuk, penerapan sistem kebersihan ini wajib dipatuhi. *
(Naser Kantu)
















