“Bupati Banggai melakukan komunikasi dan lobi ke Kementerian Pertanian. Alhamdulillah hasilnya sangat positif untuk daerah”
BANGGAI TIMES – Kehebatan Bupati Banggai, H. Amirudin, dalam membangun komunikasi dan melobi pemerintah pusat kembali membuahkan hasil besar bagi daerah ini. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional, Kabupaten Banggai justru berhasil mendapatkan berbagai program dan bantuan sektor pertanian dari Kementerian Pertanian RI.
Hal itu tak lepas pula dari peran proaktif OPD teknis, yakni Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai. Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Penyuluhan Pertanian TPHP Kabupaten Banggai, Fadli Salawali, kepada Luwuk Times, Senin (11/05/2026), mengatakan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran aktif Bupati Banggai.
Bupati melakukan lobi langsung ke Kementerian Pertanian saat menghadiri undangan pelantikan pengurus Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) periode 2025–2030 pada 20 April 2026, di mana pada momentum itu turut hadir Wakil Menteri Pertanian RI.
“Di sela kegiatan itu, Bupati Banggai melakukan komunikasi dan lobi ke Kementerian Pertanian. Alhamdulillah hasilnya sangat positif untuk daerah,” ungkap Fadli.
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 Kabupaten Banggai akan menerima sejumlah program strategis yang bersumber dari Tugas Pembantuan APBN. Program tersebut meliputi rehabilitasi jaringan tersier sebanyak 15 unit yang tersebar di Kecamatan Toili, Toili Jaya, dan Moilong. Selain itu, pemerintah pusat juga mengalokasikan pembangunan bangunan konservasi air sebanyak 9 unit serta irigasi perpompaan sebanyak 25 unit.
Program Swasembada Pangan
Tak hanya itu, Kementerian Pertanian juga telah menghubungi Pemerintah Kabupaten Banggai terkait alokasi bantuan 150 unit pompa air guna mendukung peningkatan produksi pertanian masyarakat.
“Bantuan-bantuan ini sangat penting untuk mendukung komoditas padi dan program swasembada pangan yang terus kita genjot,” jelas Fadli.
Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya saat ini juga tengah mengusulkan penambahan luasan areal cetak sawah baru seluas 241 hektare yang tersebar di Kecamatan Toili Jaya, Toili Barat, Moilong, Batui, dan Batui Selatan. Menurutnya, Kabupaten Banggai masih memiliki potensi besar untuk pengembangan cetak sawah rakyat (CSR) melalui jalur e-purchasing.
“Mekanisme usulan sudah kami tempuh, mulai dari Dinas TPH Provinsi Sulawesi Tengah, kemudian ke Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, hingga ke Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian,” terangnya.
Sementara untuk bantuan pompa air, usulan telah disampaikan melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian.
Fadli menegaskan, keberhasilan menghadirkan berbagai bantuan pusat tersebut patut diapresiasi karena lahir dari kerja keras dan kemampuan lobi Bupati Banggai H. Amirudin di tingkat nasional.
“Di tengah efisiensi anggaran seperti sekarang, Bupati Banggai H. Amirudin mampu membangun komunikasi dan lobi, bahkan berhasil menghadirkan program besar untuk daerah. Ini tentu sangat patut diapresiasi,” tandasnya. *





















