BANGGAI TIMES – Persaingan puluhan kelompok tani di Kabupaten Banggai memasuki tahap akhir. Dari total 26 kelompok tani yang dinilai, hanya lima kelompok terbaik yang akan menerima penghargaan atas prestasi dan kinerja mereka dalam mengembangkan sektor pertanian.
Penilaian tersebut dilaksanakan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai bersama PT Panca Amara Utama (PAU) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kepala Bidang Hortikultura Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Irul Mambuhu, kepada Luwuk Times, Senin (08/06/2026), mengatakan bahwa proses penilaian dilakukan selama tiga hari dengan menyasar kelompok tani di wilayah Kintom, Batui, dan Nambo.
“Tim penilai turun langsung ke lapangan untuk melihat berbagai aspek, mulai dari perencanaan kegiatan kelompok, pengelolaan kelembagaan, hingga capaian produksi yang dihasilkan,” ujarnya.
Penilaian ini dilakukan oleh tim yang melibatkan Kepala Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Banggai bersama jajaran Dinas TPHP. Hasilnya, lima kelompok tani terbaik berhasil masuk dalam daftar penerima penghargaan.
Penguatan Kapasitas dan Bimtek Kelompok Tani
Penghargaan bukanlah satu-satunya tujuan dari kegiatan tersebut. Pekan depan, Dinas TPHP juga akan menggelar bimbingan teknis (Bimtek) manajemen administrasi dan keuangan bagi lima kelompok baru, yang terdiri dari tiga kelompok hortikultura dan dua kelompok jagung.
Menurut Irul, pembinaan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan kelompok tani agar mampu mengelola organisasi dan usaha tani secara lebih profesional.
“Kami ingin memperkuat kelembagaan terlebih dahulu. Jika organisasi kelompok kuat, maka produksi dan pengembangan usaha tani akan lebih maksimal,” jelasnya.
Menariknya, dalam kegiatan yang akan digelar di Aula TPHP tersebut, lima kelompok tani berprestasi juga akan berbagi pengalaman dan testimoni kepada lima kelompok baru lainnya. Diharapkan, kisah sukses mereka dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lain untuk terus berkembang dan meningkatkan kinerja.
Irul menegaskan bahwa seluruh penghargaan dan kegiatan pembinaan tersebut merupakan dukungan murni dari program CSR PT PAU yang disusun berdasarkan rencana kerja bersama Dinas TPHP.
Selain memberikan penghargaan kepada kelompok terbaik, Dinas TPHP juga melakukan pengukuran nilai awal (baseline) terhadap kelompok tani yang baru dibina. Langkah ini dilakukan untuk memetakan kekuatan dan kelemahan masing-masing kelompok sehingga program pembinaan dapat lebih tepat sasaran.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha ini, diharapkan lahir lebih banyak kelompok tani yang mandiri, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Banggai.
Daftar Kelompok Tani Peraih Penghargaan:
- Juara 1: KWT Srikandi Mandiri (Kecamatan Nambo)
- Juara 2: Lembah Longkida (Kecamatan Luwuk Selatan)
- Juara 3: Sampuun Maroso (Kecamatan Batui)
- Juara 4: Pemuda Peduli Pangan (Kecamatan Nambo)
- Juara 5: KWT Anggrek (Kecamatan Kintom)





















