BANGGAI TIMES – Berbagai keluhan masyarakat menyoal mahalnya harga jual gas subsidi mendapat perhatian khusus Disperidang Banggai.
Kadis Perindag Banggai Natalia Potolemba dalam sebuah kesempatan mengatakan bahwa banyak sekali permasalahan gas yang terjadi diwilayah kabupaten banggai kata dia.
Antaranya soal harga jual yang tidak lagi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). “Ini yang membuat keresahan dan banyak masyarakat mengadu,” ujarnya.
Terdapat 1.115 pangkalan dan 6 agen penyuplai tersebar di wilayah kabupaten banggai. Dan kami menemukan antaranya yang menjadi menjadi pemicu mahalnya harga jual gas di masyarakat melebihi HET.
Hal tesebut juga mendapat atensi dari pimpinan dalam hal ini Bupati Banggai yang menegaskan bahwa penjualan gas harus sesuai HET. “Pimpinan hanya minta harga jual gas subsidi harus sesuai HET,” pungkasnya.*
















