Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Kesehatan

Banggai Masuk Zona Waspada HIV: Peringkat Kedua Tertinggi di Sulawesi Tengah

×

Banggai Masuk Zona Waspada HIV: Peringkat Kedua Tertinggi di Sulawesi Tengah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANGGAI TIMES – Kabupaten Banggai kini berada dalam kondisi waspada penyebaran HIV/AIDS. Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah yang dirilis oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai menempati urutan kedua dengan jumlah kasus tertinggi di provinsi tersebut, tepat di bawah Kota Palu.Hingga Desember 2025, tercatat sebanyak 578 kasus HIV dan 373 kasus AIDS di Kabupaten Banggai.

Secara akumulatif di tingkat provinsi, total kasus mencapai 5.123 HIV dan 1.688 AIDS per September 2025.

Perilaku Seks Berisiko Jadi Pemicu Utama

Data menunjukkan bahwa penularan di Kabupaten Banggai didominasi oleh perilaku seks berisiko. Berikut adalah rincian persentase penularan berdasarkan orientasi seksual: 45% melalui hubungan homoseksual (sesama jenis). 38% melalui hubungan heteroseksual (lawan jenis).

Baca juga:   Manfaat Tomat Ceri untuk Kesehatan dan Cara Tepat Mengonsumsinya

Fakta Medis: Pengobatan Seumur Hidup

Pihak berwenang menekankan bahwa hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan HIV secara total maupun vaksin untuk mencegahnya. “Terapi ARV (Antiretroviral) hanya berfungsi untuk menekan jumlah virus dalam tubuh, bukan menyembuhkan. Oleh karena itu, ODHIV (Orang dengan HIV) harus menjalani pengobatan ini seumur hidup,” tulis pernyataan dalam unggahan tersebut.

Langkah Pencegahan: Metode ABCDE

Sebagai upaya menekan angka penularan yang terus meningkat, masyarakat diimbau untuk menerapkan protokol pencegahan ABCDE:

1. A – Abstinence: Tidak melakukan seks bebas.

Baca juga:   Terpilih Aklamasi, Budiyanto Uda’a Kembali Pimpin IDI Banggai

2. B – Be Faithful: Setia pada satu pasangan.

3. C – Condom: Gunakan kondom secara benar dan konsisten pada aktivitas berisiko.

4. D – Drugs: Menghindari penggunaan narkoba, terutama jarum suntik bergantian.

5. E – Education: Aktif mencari informasi dan pengetahuan yang benar mengenai HIV/AIDS.

Masyarakat diharapkan tetap waspada namun tidak memberikan stigma negatif kepada para penderita, sejalan dengan kampanye #StopStigma yang terus digalakkan.

(Naser Kantu)

Mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau seluruh artikel di atas dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari redaksi Banggai Times, dikenakan sanksi sesuai ketentuan UU dan peraturan yang berlaku
Example 120x600