BANGGAI TIMES – Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Banggai terus hadir untuk mendorong Desa Kembang Merta yang terletak di Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, untuk menjadi percontohan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Desa.
Disampaikan oleh Kepala Sub Bagian PBJ Kabupaten Banggai, Muhamad Ikhsan Halid, SE., MM., Desa Kembang Merta mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional.
Desa ini terpilih menjadi salah satu percontohan dalam Program Akselerasi Kematangan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Desa Tahun 2026, menyisihkan sekitar 75 ribu desa lainnya di seluruh Indonesia.
Sebagai bentuk nyata dari program tersebut, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia hadir langsung menyelenggarakan kegiatan Site Visit I Pengukuran Tingkat Kematangan PBJ Desa yang bertempat di Aula Kantor Desa Kembang Merta pada Selasa (23/06/2026).
Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi faktual dan pemeriksaan bukti dukung indikator kematangan setelah sebelumnya desa menyelesaikan tahapan self-assessment pada awal Juni lalu.
Program strategis ini merupakan langkah kolaboratif berskala nasional untuk mendorong transformasi kebijakan, tata kelola, dan sumber daya manusia menuju Desa Mandiri dan Antikorupsi.
LKPP RI menetapkan Desa Kembang Merta masuk dalam program eksklusif ini setelah menerima rekomendasi resmi dari Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai sebagai lokus yang dinilai siap dan potensial mewakili Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan site visit ini dihadiri oleh tim verifikator dari Direktorat Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Khusus LKPP, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banggai, Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Banggai, serta jajaran Pemerintah Desa Kembang Merta yang didampingi oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) setempat.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pemaparan tata cara PBJ Desa yang ideal, reviu atas hasil pengisian penilaian mandiri, hingga pemeriksaan mendalam terhadap seluruh dokumen dan bukti dukung indikator kematangan desa.
Dengan terpilihnya Desa Kembang Merta dari puluhan ribu desa di Indonesia, momentum ini diharapkan menjadi batu loncatan besar bagi peningkatan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan bebas korupsi. Selain itu, Desa Kembang Merta diharapkan dapat menjadi role model yang menginspirasi desa-desa lain di Kabupaten Banggai maupun di seluruh Indonesia.
Indikator tingkat kematangan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) di desa diukur melalui empat domain utama, yaitu Regulasi dan Kebijakan, Tata Kelola dan Praktik Pasar, Sumber Daya Manusia (SDM), serta Sistem Informasi. *
















