BANGGAI TIMES — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai bersama Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Banggai bekerja sama dengan secara resmi membuka rangkaian kegiatan Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) Tahun 2026.
Kegiatan kepramukaan internasional yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 ini digelar penuh semangat di Kabupaten Banggai.
Sebanyak 100 peserta Pramuka turut berpartisipasi dalam ajang ini, terdiri atas 90 Pramuka Penegak dan 10 Pramuka Penggalang.
Para peserta merupakan utusan dari berbagai Gugus Depan se-Kabupaten Banggai serta Satuan Karya (Saka), meliputi Saka Bahari, Saka Kencana, dan Saka Bhakti Husada.
Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus Kwarcab Banggai yang diwakili oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Banggai, Wawan Afryanto Nasir, S.Sos., M.M. (YC8MFR), bersama jajaran pengurus dan anggota ORARI Lokal Banggai, para pembina, serta pendamping Pramuka.

Dalam acara pembukaan tersebut, Ketua ORARI Lokal Banggai, Syafrullah Mambuhu, S.STP (YB8MJF), menyampaikan pidato sambutan lengkap di hadapan seluruh jajaran pengurus, pembina, dan peserta yang hadir.
Ketua ORARI Lokal Banggai mengawali sambutannya dengan panggilan khas amatir radio, “CQ, CQ, CQ”, yang dilanjutkan dengan salam keagamaan, Salam Pramuka, dan Salam ORARI. Dalam penghormatannya, beliau menyapa jajaran Kwarcab Banggai, pengurus ORARI, para pembina, panitia, serta seluruh adik-adik Pramuka.
Beliau mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat-Nya sehingga semua pihak dapat berkumpul dalam keadaan sehat. Atas nama pengurus dan seluruh anggota ORARI Lokal Banggai, beliau menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kwarcab Banggai, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Syafrullah Mambuhu menekankan bahwa JOTA–JOTI merupakan kegiatan kepramukaan internasional yang sangat penting dan sarat nilai pendidikan. Melalui kegiatan ini, para anggota Pramuka memiliki kesempatan emas untuk berkomunikasi, berbagi pengalaman, serta membangun persahabatan dengan sesama anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.
Ia menggarisbawahi bahwa JOTA bukan sekadar berbicara di depan mikrofon radio, dan JOTI bukan sekadar berkomunikasi melalui jaringan internet. Lebih jauh dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran tentang disiplin, etika berkomunikasi, kerja sama, tanggung jawab, serta pemanfaatan teknologi secara positif dan bermanfaat.
Menyoroti tema internasional JOTA–JOTI 2026, yaitu “A Peaceful and Inclusive World” (Dunia yang Damai dan Inklusif), beliau mengingatkan bahwa komunikasi memiliki kekuatan besar untuk mempersatukan manusia tanpa memandang batas wilayah, bahasa, budaya, maupun latar belakang. Di sinilah peran strategis ORARI sebagai wadah amatir radio yang tidak hanya berfokus pada teknik radio, tetapi juga berkontribusi dalam pendidikan, pelayanan masyarakat, komunikasi sosial, hingga dukungan komunikasi pada situasi darurat dan kebencanaan.
Melalui JOTA, ORARI Lokal Banggai berkomitmen penuh mendukung Gerakan Pramuka dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan komunikasi radio. Beliau berharap adik-adik Pramuka tidak hanya mampu mengoperasikan perangkat, tetapi juga memahami tata cara berkomunikasi yang benar, etika penggunaan frekuensi, serta menjunjung tinggi kedisiplinan dan tanggung jawab.
Kepada para peserta Pramuka, Ketua ORARI Lokal Banggai berpesan agar memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya. Mereka diimbau untuk tidak ragu bertanya, belajar, dan mencoba pengalaman baru di bawah bimbingan anggota ORARI dan para pembina. Beliau mengingatkan bahwa teknologi komunikasi bukan sekadar alat menyampaikan pesan, melainkan sarana untuk menolong sesama, membangun persahabatan, dan mempererat persatuan.
Dari Kabupaten Banggai, para peserta terbukti dapat menjalin komunikasi dengan saudara-saudara mereka di berbagai pelosok Indonesia dan dunia, membuktikan bahwa jarak bukanlah penghalang untuk belajar dan bersaudara. Beliau berharap dari kegiatan ini lahir generasi muda Banggai yang cerdas, kreatif, disiplin, berwawasan global, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kerja sama antara ORARI Lokal Banggai dengan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai, khususnya dalam pembinaan generasi muda di bidang teknologi dan komunikasi.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Syafrullah Mambuhu kembali menyampaikan terima kasih kepada panitia, pembina, anggota ORARI, dan seluruh pihak terkait. Beliau mendoakan agar kegiatan berjalan lancar, aman, tertib, dan memberikan pengalaman yang berharga.
Sambutan tersebut diakhiri dengan kalimat ajakan untuk menjadikan gelombang radio sebagai penghubung persaudaraan, internet sebagai jembatan pengetahuan, dan semangat Pramuka sebagai kekuatan membangun masa depan yang lebih baik. Beliau menutup dengan ucapan “Selamat mengikuti JOTA–JOTI Tahun 2026!”, dilanjutkan dengan “Salam Pramuka!”, “Bravo ORARI!”, kode penutup amatir radio “73!”, serta salam penutup “Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh”.
Melalui sinergi ini, stasiun radio amatir dan jaringan internet yang disiapkan oleh ORARI Lokal Banggai dan panitia dipastikan siap memfasilitasi 100 peserta Pramuka Banggai untuk mengudara dan terhubung dengan dunia internasional hingga kegiatan berakhir pada 18 Oktober 2026. *

















