BANGGAI TIMES – Manajemen RSUD Luwuk bersiap untuk menempati kantor sementara pada April nanti. Pelaksana Tugas Direktur RSUD Luwuk dr. Budianto Uda’a mengatakan perpindahan ini dilakukan sebagai persiapan akan dimulainya pembangunan Gedung RSUD Luwuk 7 lantai oleh Dinas PUPR tahun ini.
“Akhir Maret kami sudah berkemas-kemas, karena bangunan kantor ini akan dibongkar total,” ucap Ketua IDI Banggai ini, beberapa waktu lalu.
Karena itu, akses pelayanan masyarakat oleh manajemen RSUD Luwuk juga akan dilaihkan ke salah satu aset Kementerian PUPR yang berada tepat di bagian belakang kawasan RSUD Luwuk.
“Kami akan berkantor disitu selama pembangunan gedung baru RS,” tambah dokter spesialis rehabilitasi medik ini.
dr. Budi menyebutkan gedung RSUD Luwuk dibangun 7 lantai termasuk perkantoran, dengan metode penganggaran mutliyears.
Seperti yang tercatat di RUP Kabupaten Banggai, pembangunan RSUD Luwuk sebesar Rp 339,5 Miliar. Diawali tahun 2026, Dinas PUPR mengalokasikan sebesar Rp100 Miliar. *













