Scroll untuk baca artikel
HUT Banggai Times
Example floating
Example floating
Example 728x250
INFO KFM

Perdana di Sulteng! Gaung Jambore Pertambangan Dihadiri FKTT 6 Provinsi, Serahkan 10 Unit Mikroskop Binokuler ke Fatek Untad

×

Perdana di Sulteng! Gaung Jambore Pertambangan Dihadiri FKTT 6 Provinsi, Serahkan 10 Unit Mikroskop Binokuler ke Fatek Untad

Sebarkan artikel ini
HUT Banggai Times
Example 468x60

BANGGAI TIMES — Jambore Pertambangan yang diinisiasi oleh Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan M. Najmi Arramadan untuk pertama kalinya sukses terselenggara di Sulawesi Tengah.

Kehadiran forum ini menjadi momentum penting, mengingat Sulawesi Tengah dikenal sebagai salah satu daerah dengan nilai investasi pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) terbesar di Indonesia.

HUT Banggai TimesHUT Banggai Times

Jambore ini menghadirkan beragam rangkaian workshop yang diisi oleh narasumber kompeten dan berpengalaman di bidangnya. Ada juga Setdirjen Penegakkan Hukum Kementrian ESDM,Prof Emir Maulidi Husni.Sebaga Staf Khusus Menteri Lingkungan Hidup Bidang Kebijakan Lingkungan berbasis sains.

Kegiatan ini dirancang khusus guna memperdalam wawasan, mengasah kapasitas, serta menambah pengalaman para Kepala Teknik Tambang (KTT) dalam mengelola industri pertambangan secara profesional.

Tidak hanya fokus pada pengembangan sumber daya manusia di internal KTT, Najmi menyampaikan bahwa kegiatan ini juga memberikan dampak positif yang nyata bagi dunia pendidikan. Salah satu aksi konkretnya adalah penyerahan bantuan 10 unit Mikroskop Binokuler secara langsung kepada Laboratorium Geologi, Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad).

Baca juga:   Pemerintah Apresiasi Komitmen Hijau PT KFM, DLH Banggai: Jadi Inspirasi Tambang Lain

Bantuan peralatan laboratorium tersebut diserahkan di sela-sela rangkaian kegiatan Jambore Pertambangan Sulteng 2026. Penyerahan bantuan ini dikemas dalam program “KTT Goes to Campus”, yang mana para KTT hadir secara langsung untuk memberikan kuliah tamu dan berbagi pengalaman praktis kepada para mahasiswa.

Adapun empat KTT yang mengisi kegiatan kuliah tamu tersebut berasal dari PT Koninis Fajar Mineral, PT Trinusa Dharma Utama, PT Bumanik, dan PT Vita Cita Sejati.

Menggaungnya penyelenggaraan Jambore Pertambangan ini juga terlihat jelas dari tingginya antusiasme peserta.

Kegiatan skala regional ini dihadiri oleh perwakilan FKTT dari 6 provinsi di Indonesia, yang saling berbagi pandangan dan memperkuat sinergi antar daerah.
Tak tanggung-tanggung, dukungan besar juga datang dari sektor korporasi pertambangan.

Baca juga:   Hadirkan KTT PT. KFM, LK 2 HMI Cabang Luwuk Angkat Isu Pertambangan Berkelanjutan

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertambangan seperti Holding Industri Pertambangan MIND ID hingga perusahaan swasta global PT Vale Indonesia,Tbk turut ambil peran aktif dalam mendukung kesuksesan Jambore Pertambangan ini.

Satu hal yang pasti, dalam momentum yang bersejarah ini, M. Najmi Ar ramadan—yang juga menjabat sebagai KTT PT Koninis Fajar Mineral di Kabupaten Banggai—berhasil membangunkan kesadaran bersama dari 344 KTT yang hadir untuk berkomitmen menghijaukan kembali area bekas tambang.

Dengan perhitungan sederhana, apabila setiap 1 KTT berkomitmen mengelola dan menghijaukan lahan seluas 1 hektare, maka secara akumulatif ada sekitar 344 hektare hingga puluhan hektare lahan bekas tambang yang akan kembali ditanami. Melalui gerakan ini, FKTT Sulteng secara pasti dan nyata membantu bertanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan serta mewujudkan tata kelola pertambangan yang berkelanjutan di Indonesia.

(Penulis : Naser Kantu)

HUT Banggai Times
Example 120x600