BANGGAI TIMES – PT KFM melalui Program Community Development (Comdev) melaksanakan kegiatan KFM Goes to School di SMA Negeri 1 Bunta dan SMA Negeri 2 Bunta pada 26 dan 27 Januari 2026. Kegiatan ini mengusung tema edukasi pertambangan mineral, khususnya nikel, sebagai upaya meningkatkan pemahaman pelajar tentang industri pertambangan yang berkelanjutan.
Tim Comdev KFM Irma Lande bersama Panitia Bulan K3 Nasional turut serta mendampingi pelaksanaan kegiatan, diawali di SMA Negeri 2 Bunta pada 26 Januari 2026, kemudian dilanjutkan di SMA Negeri 1 Bunta pada 27 Januari 2026. Program ini diikuti oleh para siswa dengan antusias, ditandai dengan keaktifan peserta dalam sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif.

Melalui KFM Goes to School, PT KFM memberikan edukasi mengenai pengenalan mineral nikel, proses penambangan, pemanfaatan nikel dalam kehidupan sehari-hari, serta pentingnya penerapan kaidah Good Mining Practice dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.
Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa tentang dunia pertambangan sekaligus menumbuhkan pemahaman bahwa industri tambang dapat berjalan selaras dengan aspek lingkungan dan sosial.
KTT M. Najmi Alramadan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan edukasi yang benar dan berimbang mengenai pertambangan.
“Melalui KFM Goes to School, kami ingin memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pertambangan mineral, khususnya nikel, mulai dari proses hingga manfaatnya bagi pembangunan. Edukasi sejak dini penting agar generasi muda memahami bahwa pertambangan harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujarnya.
6

Sementara itu, Koordinator Program Comdev Triwidy Kuncoro menjelaskan bahwa program ini juga bertujuan mendekatkan industri pertambangan dengan dunia pendidikan.“Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan siswa mengenai industri pertambangan, sekaligus menumbuhkan ketertarikan dan pemahaman yang positif tentang peran tambang nikel dalam kehidupan dan pembangunan nasional,” jelasnya.
PT KFM berkomitmen untuk terus menjalankan program Comdev yang berfokus pada edukasi, peningkatan kapasitas masyarakat, serta penyebaran informasi yang konstruktif mengenai kegiatan pertambangan yang berwawasan lingkungan di wilayah Bunta dan sekitarnya.
Melalui KFM Goes to School, PT KFM memberikan edukasi mengenai pengenalan mineral nikel, proses penambangan, pemanfaatan nikel dalam kehidupan sehari-hari, serta pentingnya penerapan kaidah Good Mining Practice dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa tentang dunia pertambangan sekaligus menumbuhkan pemahaman bahwa industri tambang dapat berjalan selaras dengan aspek lingkungan dan sosial.
KTT M. Najmi Alramadan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan edukasi yang benar dan berimbang mengenai pertambangan.“Melalui KFM Goes to School, kami ingin memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pertambangan mineral, khususnya nikel, mulai dari proses hingga manfaatnya bagi pembangunan. Edukasi sejak dini penting agar generasi muda memahami bahwa pertambangan harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Program Comdev Triwidy Kuncoro menjelaskan bahwa program ini juga bertujuan mendekatkan industri pertambangan dengan dunia pendidikan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan siswa mengenai industri pertambangan, sekaligus menumbuhkan ketertarikan dan pemahaman yang positif tentang peran tambang nikel dalam kehidupan dan pembangunan nasional,” jelasnya.
PT KFM berkomitmen untuk terus menjalankan program Comdev yang berfokus pada edukasi, peningkatan kapasitas masyarakat, serta penyebaran informasi yang konstruktif mengenai kegiatan pertambangan yang berwawasan lingkungan di wilayah Bunta dan sekitarnya. *
















